Presentasi ISO ( powtoon)
Saturday, 12 January 2019
Audit Sistem Informasi ( ISO)
Thursday, 4 October 2018
Jenis - Jenis Audit
Ditinjau Dari Luas Pemeriksaan
- Pemeriksaan Umum (General Audit)
- Pemeriksaan Khusus (Special Audit)
Ditinjau Dari Bidang Pemeriksaan
- Audit Laporan Keuangan (Financial Statement Audit)
- Audit Operasional (Management Audit)
- . Audit Ketaatan (Compliance Audit)
Audit ketaatan berfungsi untuk menentukan sejauh mana perusahaan mentaati peraturan, kebijakan, peraturan pemerintah bahkan hukum yang harus dipatuhi oleh entitas yang di audit.
- Audit Sistem Informasi
- Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan computer baik program, komunikasi, atau data dari akses yang tidak sah, modifikasi bahkan penghancuran.
- Pengembangan program yang dilakukan atas otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen perusahaan.
- Pemrosesan transaksi, file, laporan dan catatan computer dengan akurat dan lengkap.
- Data file laporan yang tersimpan di computer sangat dijaga kerahasiaanya.
- Audit Forensik
- Investigasi kriminal
- Indikasi kecurangan dalam bisnis atau karyawan
- Mengetahui kerugian suatu bisnis,
- Audit Investigasi
- Audit Lingkungan
Ditinjau Dari Klompok Pelaksana Audit (Auditor)
- Auditor Internal
- Auditor Ekstern
- Auditor Pajak
- Auditor Pemerintah
Sunday, 1 July 2018
MAKANAN DAN MINUMAN KHAS BALI
Website yang telah dibuat
http://bali.azravi.com/
KELOMPOK 5
MAKANAN KHAS BALI
ALMA ABDIADINI(10115563)
AZIO AZRAVI (11115200)
BAMBANG ERIYANTO (11115264)
MELATI RIZQI HUTAMI (14115129)
MOHAMMAD ARDHI NUR I(14115274)
MUHAMAD MACHMUDIN (14115399)
3KA15
UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2017/2018
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Indonesia memiliki ragam seni dan budaya yang keberadaannya perlu dikembangkan dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan waktu. Banyak makanan dari daerah luar Indonesia yang masuk dan kemudian dikenal oleh masyarakat Indonesia. Bali adalah salah satu Propinsi di Indonesia dan yang memiliki potensi pulau yang sudah mendunia dan memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan pariwisatanya.
Bali yang disebut sebagai salah satu pulau terindah di dunia ini terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok, Ibukota Provinsinya ialah Denpasar. Bali yang lebih dikenal dengan nama Pulau Dewata ini mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Hindu. Bali terkenal sebagai tujuan Pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan. Selain kaya akan seni budaya Bali juga kaya akan makanan khasnya dan 2 memiliki daya tarik tersendiri pada keunikan bentuk dan cita rasanya. Masakan khas tersebut tetap eksis bahkan mulai dikembangkan sebagai hidangan di restoran. Cita rasa masakan Bali cenderung gurih dan pedas sehingga banyak diminati oleh masyarakat. Beberapa makanan khas bali yaitu: Blayag raja, Lontong Jukut Serapah Nasi Tepeng, dan masih banyak lagi. Beberapa minuman khas bali yaitu : Es Tambring, Es Bir, Loloh, dan Es Damulan.
Hampir setiap tahun bali mengadakan event untuk masyarakat lebih mengenal kuliner khas Bali, seperti Ubud Food Festival, Bali Vegan Festival, Kedonganan Food Festival.
1.2. Rumusan Masalah
Dari paparan latar belakang, ada beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Apa saja makanan khas Bali?
2. Apa saja minuman khas Bali?
3. Apa saja event khas bali?
1.3. Tujuan
Tujuan pembuatan website kuliner khas bali untuk suatu wadah yang menampung berbagai jenis makanan khas Bali dan mengenalkannya kepada masyarakat.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1. Makanan khas Bali
1. Blayag Raja
Makanan khas dari Bali yang berasal dari daerah Buleleng ini terbuat dari ketupat yang disiram dengan kuah berbumbu khusus. Rasanya yang gurih dan tidak terlalu manis akan membuat pecinta kuliner susah untuk melupakan kenikmatannya. Meskipun blayag raja khas bali ini sudah jarang ditemui dan mulai kalah dengan persaingan makanan “kekinian”, namun masyarakat sekitar Buleleng sekarang mulai menjajakan makanan ini lagi.
2. Lontong Jukut Serapah
Kuliner ini juga memakai ketupat sebagai bahan utamanya, hanya saja ukurannya lebih besar dan dalam penyajiannya dicampur dengan beragam sayuran yang telah direbus, seperti daun singkong, bayam, dan jantung pisang. Selain itu, tidak lupa untuk menambahkan kuah gurih yang dikenal dengan nama telengis untuk menikmati lontong jukut serapah ini.
3. Nasi Tepeng Khas Bali
Nasi Tepeng merupakan makanan khas Bali yang berasal dari Gianyar, makanan yang dimasak dengan campuran lengkap rempah-rempah dan lada yang membuat terasa pedas di lidah. Nasi Tepeng disajikan dengan tekstur sedikit lembek seperti bubur. Racikan bumbu rempah-rempah ala Bali yang disiram di atas Tepeng menjadi daya pikat utamanya. Kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut.
4. Pie susu
Pie susu adalah sebuah makanan yang berbahan dasar tepung dan telur yang ditambah beberapa bahan lainnya sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.
2.2. Minuman Khas Bali
1. Es Tambring
Es tambring adalah salah satu minuman khas yang berasal dari pulau dewata Bali. Minuman segar ini dibuat dari air kelapa muda dan asam sehingga memiliki rasa yang begitu segar. Selain itu ada beberapa bahan lain seperti misalnya putih telur ayam kampung, gula pasir, dan air.
2. Es Bir
Es bir mirip dengan es degan atau es kelapa muda. Bedanya es kelapa muda campurannya menggunakan gula pasir, sirup, atau malah gula merah, maka campuran es bir harus menggunakan gula pasir dan juga ditambah dengan perasan jeruk nipis.
3. Loloh
Loloh merupakan nama sebuah jamu di bali. Loloh ini diolah dari tanaman herbal dan diambil sarinya. Loloh adalah minuman tradisional masyarakat Bali yang cukup alami dan sehat.
4. Es Daluman
Es daluman adalah salah satu minuman tradisional khas bali yang berupa cincau hijau yang diberi kuah santan dan gula aren sehingga rasanya manis dan sangat segar.
2.3. Event Kuliner di Bali
1. Ubud Food Festival
Didirikan pada tahun 2015, Festival Makanan Ubud yang diselenggarakan oleh ABC adalah petualangan kuliner tiga hari dengan makanan Indonesia sebagai bintangnya. Dalam empat tahun ini telah berkembang menjadi acara kuliner terkemuka di Asia Tenggara. Menampilkan aneka masakan Indonesia, produk lokal yang luar biasa, dan pahlawan kuliner yang muncul dan didirikan, UFF merayakan warisan kuliner nusantara yang kaya dan masa depan industri makanan yang menarik.
2. Bali Vegan Festival
3. Kedongan Food Festival
Beach Food Euphoria ini nantinya akan menggabungkan keindahan alam Bali yaitu pantai, makanan, budaya yang direpresentasikan dalam tarian dan masih banyak lagi acara seperti, food competition, food bazaar, dengan bermacam-macam stand makanan, dan juga ada berbagai macam entertainment.
STRUKTUR NAVIGASI
Wednesday, 10 January 2018
Implmentation Of Smart System
Berdasarkan 3 Journal yang ada:
• Journal 1
: Automatisasi Smart Home Dengan Raspberry Pi Dan Smartphone Android
• Journal 2
: Sistem Smart Class Room Berbasis Smart Card dan Bahasa Pemrograman C++
• Journal 3
: Penerapan Smart System Sebagai Metode Pengukuran Kinerja Perusahaan (
STUDI
KASUS PADA UKM HENTORO LEATHER )
JOURNAL 1
Kesimpulan :
Sebuah rumah cerdas merupakan kemampuan sistem rumah pintar
untuk mengatur, proses, dan menganalisis berbagai sumber informasi yang
digunakan dalam pengambilan keputusan dan penentuan. Sebuah pengambaran yang
penting untuk sebuah sistem rumah pintar yang dilakukan dalam tulisan ini yang
mengunakan sebuah perangkat mini pc – raspberry pi sebagai otak yang terhubung
dengan jaringan yang dapat dikontol menggunakan smart phone berbasiskan system
operasi android. Dengan demikian dalam Tulisan ini menawarkan sebuah model yang
dapat digunakan dalam membangun sebuah rumah pintar yang ideal sehingga
mencapai effesiensi.
Algoritma Pemrograman:
Menggunakan bahasa pemrograman Phyton.
Algoritma Diagram:
Metode :
-Strategic Management Analysis and Reporting Technique (SMART)
-Key Performance Indicator (KPI)
-Studi Pustaka
JOURNAL 2
Kesimpulan:
Menganalisa dan merancang sebuah sistem pengelolaan sumber
daya kelas pada Universitas Bina Nusantara yang terintegrasi dengan sistem
Smart Class Room. Metodologi analisa yang dipergunakan dalam percancangan
sistem meliputi tiga bagian pokok yaitu metode analisis, perancangan, dan studi
pustaka.
Metode analisis meliputi survei atas sistem yang sedang
berjalan, analisis terhadap hasil survei, dan identifikasi kebutuhan informasi.
Hasil yang dicapai adalah mengoptimalkan waktu persiapan alat didalam ruang kelas
dan adanya pengontrolan ruang kelas yang dilakukan oleh pihak akademis.
simpulan yang didapat dari penulisan skripsi ini adalah sistem dapat
mempercepat waktu untuk melakukan persiapan kelas yang dilakukan dosen,
mengurangi terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh kelalaian manusia, dan
mempersingkat proses bisnis yang dilakukan seperti pemeriksaan ruang kelas
sedang.
Algoritma Diagram:
Metode Penelitian :
- Object Oriented Analysis and Design (OOAD)
- Unified Modelling Language (UML)
- Strategic Management Analysis and Reporting Technique
(SMART)
JOURNAL 3
Kesimpulan :
Mengukur kinerja dan menganalisis pencapaian target dari
strategi objektif, dan menganalisis skala prioritas perbaikan strategi objektif
untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Objektif pengukuran dalam penielitian
ini adalah; Peningkatan keuntungan, Peningkatan pendapatan, Peningkatan modal,
Peningkatan jumlah kunjungan, Peningkatan jumlah produk barang ter
jual, Peningkatan jumlah pelanggan, Pengembangan inovasi
produk, dan lain-lain.
Sebagai prioritas pertama perbaikan dilakukan pada level
Departemen dan Pusat Kerja, Prioritas kedua adalah perbaikan dan peningkatan
strategi objektif dilakukan pada level Unit Operasional Bisnis, dan Prioritas
ketiga adalah perbaikan dan peningkatan strategi objektif dilakukan pada level
Unit Bisnis.
Algoritma Diagram:
Metode Penelitian:
-Strategic Management Analysis and Reporting Technique
(SMART)
-Identifikasi Strategi Objektif
-Key Performance Indicator (KPI)
-Studi Pustaka
-Studi Penelitian
Perbandingan Metode Dalam 3 Journal
• Metode
Yang Paling Sering DiGunakan: Metode Penelitian yang sering digunakan adalah
Studi Pustaka, Studi berdasarkan buku-buku dan referensi yang ada.
• Metode
Yang Paling Baik: OOAD, yaitu metode analisis yang memerikasa requirements dari
sudut pandang kelas kelas dan objek yang ditemui dalam ruang lingkup
permasalahan yang mengarahkan arsitektur software yang didasarkan pada
manipulasi objek-objek system atau subsistem
Daftar Pustaka:
Fernando, Erick. 2014.Automatisasi Smart Home Dengan
Raspberry Pi Dan Smartphone Android.
https://www.researchgate.net/profile/Erick_Fernando3/publication/271208492_AUTOMATISASI_SMART_HOME_DENGAN_RASPBERRY_PI_DAN_SMARTPHONE_ANDROID/links/54c207680cf2dd3cb95907b0/AUTOMATISASI-SMART-HOME-DENGAN-RASPBERRY-PI-DAN-SMARTPHONE-ANDROID.pdf.
Diunduh pada 4 January 2018.
Tjahjana, Adrian. dkk. 2009. Sistem Smart Class Room
Berbasis Smart Card dan Bahasa Pemrograman C++ .
http://ict.binus.edu/metamorph/file/research/jurnal-smart-class-room-v0.3.pdf.
DiAkses pada 4 January 2018 pukul 13:00 WIB
Pratiwi, Ranti Putri. 2012. Penerapan Smart System Sebagai
Metode Pengukuran Kinerja Perusahaan ( STUDI KASUS PADA UKM HENTORO LEATHER ).
http://library.gunadarma.ac.id/epaper/detail/13019. Diakses pada 4 January 2018
pukul 13:00 WIB
Wednesday, 1 November 2017
IMPLEMENTASI FUZZY LOGIC DALAM APLIKASI SISTEM PAKAR PENYAKIT
IMPLEMENTASI FUZZY LOGIC DALAM APLIKASI SISTEM PAKAR PENYAKIT
Sistem cerdas adalah sistem yang menerapkan kecerdasan buatan. Jadi, “kecerdasan” inilah yang diciptakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam suatu mesin atau komputer. Sistem ini dibuat agar dapat berpikir layaknya manusia.
Video yang saya bahas kali ini mengunakan metode fuzzy system.
Fuzzy System
Sistem inferensi fuzzi sering disebut juga fuzzy inference engine yaitu sistem yang dapat melakukan penalaran dengan prinsip serupa seperti kita (manusia) yang menggunakan nalurinya. Ada beberapa jenis FIS (fuzzy inference engine) yang sering kita kenal yaitu mamdami, Sugeno, dan Tsukamoto.
Berikut prosess fuzzy logic
Pertama kita masukan inputan lalu melalui tahap Fuzzy Inference System lalu melewati Defuzzification dan keluar lewat output yang kita inginkan.
Ini contoh representasi fuzzy logic alat pendingin ruangan dimana terdapat 3 pembagian suhu dingin hangat dan panas. Alasan kita menggunakan fuzzy logic karna mudah dipahami dan sangat fleksibel.
Penerapan fuzzy logic pada aplikasi system pakar :
Alur flowchat :
Input himpunan fuzzy
Dalam perancangan system pakar ini menggunakan inputan dari variable yang digunakan dalam penegakan diagnosis penyakit Diabetes Mellitus. Variabel-variabel tersebut yaitu kadar glukosa, darah puasa, kadar glukosa darah 2 jam PP, kadar glukosa plasma puasa, kadar glukosa darah saat tidur, kadar insulin, kadar HbA1c, kadar kolestrol HDL, kadar trigliserida.
· Menentukan derajat keanggotaan himpunan fuzzy
Setiap variabel system dalam himpunan fuzzy ditentukan derajat keanggotaannya, dimana derajat keanggotaan tersebut menjadi nilai dalam himpunan fuzzy.
· Menghitung predikat aturan
Proses implikasi dilakukan dengan operasi Min. predikat aturan tersebut diperoleh dengan mengambil nilai minimum dari derajat keanggotaan variabel yang satu dengan variabel yang lain, yang telah dikombinasikan dalam aturan yang telah ditentukan sebelumnya.
· Defuzifikasi
Pada tahap defuzifikasi ini dilakukan penghitungan rata-rata (Weight Average/WA) dari seetiap predikat pada setiap variabel dengan menggunakan persamaan.
· Hasil keputusan
Pada bagian ini merupakan hasil keputusan dari rangkaian proses dalam penegakan diagnosis penyakit Diabetes Mellitus(DM).
Perancangan Inferensi Fuzzy
· Sebagai langkah awal dari perancangan mesin inferensi fuzzy adalah menentukan himpunan fuzzy dari tiap-tiap variabel fuzzy.
· Adapun variabel fuzzy disini yang digunakan adalah hasil pemeriksaan laboratorium yang nantinya difungsikan sebagai inputan dari mesin inferensi fuzzy.
· Tabel berikut ini memaparkan batasan variabel dan himpunan fuzzy sebagai inputan di mesin inferensi fuzzy.
Basis Pengetahuan
· Basis pengetahuan dalam perancangan system ini sangatlah diperlukan yang berisi aturan yang berguna dalam penentuan keputusan sebagai hasil output system.
· Perancangan aturan-aturan ini merupakan langkah setelah pembentukan himpunan fuzzy.
· Dari aturan yang telah disusun nantinya dapat digunakan keputusan dalam diagnosis penyakit Diabetes Mellitus(DM).
Sumber yang saya ambil dari
Saturday, 28 October 2017
SMART SYSTEM MUJIGAE RESTAURANT
Dalam menghadapi persaingan bisnis pihak perusahaan harus mencari strategi agar dapat menarik minat konsumen;
[1]. Dalam industri jasa terutama jasa makanan dan minuman, kepuasan pelanggan menjadi parameter keberhasilan
[2]. Usaha yang bergerak dibidang food and beverage ada baiknya ditunjang dengan pelayanan atau service yang maksimal agar tamu merasa kerasan, senang dan nyaman
[3]. Para karyawan/staf di bagian Food and Baverage Service diharuskan selalu ramah, sopan dan profesional dalam melayani tamu
[4]. Memesan makanan menggunakan telepon adalah cara yang umum diadopsi oleh sebagian besar restoran untuk menangani delivery order. Proses pemesanan makanan pada suatu restoran merupakan salah satu hal yang penting dalam bisnis restoran
[5]. Restoran yang baik harus memiliki faktor pelayanan yang baik serta penyajian makanan yang cepat dan benar yang diinginkan oleh pelanggan. Pada saat situasi dimana keadaan restoran ramai akan pelanggan, para pelayan dituntut bekerja dengan cepat melayani pemesanan pelanggan dan mengantarkan pesanan. Dengan dituntut bekerja cepat para pelayan terkadang hilang konsentrasi.
Seperti yang saya akan bahas kali ini mengenai Restoran Mujigae, restoran Mujigae memiliki konsep berbasis mobile untuk pemesanannya.
Perancangan dari sistem pemesanan makanan dan minuman berbasis mobile ini dimulai dari perancangan arsitektur dari sistem. Model arsitektur mendeskripsikan rancangan dari perangkat lunak disisi web server dan komputer client. Web server menggunakan apache, script PHP dan database MySQL. Arsitektur pengembangan sistem pelayanan makanan dan minuman berbasis mobile.
Berikut ini adalah use case diagram sistem pelayanan makanan dan minuman berbasis mobile :
Jadi pemesanan di mujigae bisa kita lakukan di meja tanpa harus memanggil pelayan, caranya gampang sekali dan lebih praktis. Caranya kalian cukup pilih apa yang mau kalian pesan, berapa banyak pesanannya, lalu kalian klik order. Nanti orderan kalian akan masuk di Sistem mujigae lalu akan di Proses. Kalian juga bisa request video dan lagu K-POP kesukaan kalian di Mujigae tinggal dipilih aja dari iPadnya, canggih kan…
Berikut link video youtube kelompok kami yang memperlihatkan Sistem Cerdas di Mujigae:
JANGAN LUPA DILIKE DAN SUBSCRIBE
Sumber :
Inayah, dkk., 2014, Aplikasi Pemesanan Menu Makanan Di Rumah Makan Berbasis Web Service Menggunakan Mobile Android,
http://www.jurnal.stmikpontianak.ac.id
Saturday, 1 July 2017
PROSES DAN FUNGSI
MANAJEMEN HUBUNGAN BISNIS
A.
PENDAHULUAN DAN RUANG LINGKUP
Buku ini menjelaskan bagaimana
manajemen tingkat layanan (SLM) menyediakan platform untuk mengelola hubungan
relatif terhadap masalah taktis tingkat operasional dan yang lebih rendah. Bab
ini menjelaskan bagaimana manajemen hubungan bisnis (BRM) digunakan untuk menyelaraskan
aktivitas penyedia layanan dengan kebutuhan pelanggannya dengan mengembangkan,
memperkuat dan memelihara hubungan untuk masalah taktis strategis dan tingkat
yang lebih tinggi, dan bagaimana BRM berhubungan dengan proses ITIL lainnya.
B.
MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan utama BRM adalah membangun
dan memelihara hubungan yang efektif dan produktif antara pelanggan dan
penyedia layanan, yang didasarkan pada pemahaman pelanggan dan kebutuhan
bisnisnya. Ini berarti lebih dari sekedar bereaksi terhadap kebutuhan pelanggan
baru. Ini lebih mendalam dari ini. Ini tentang memahami pelanggan, strategi dan
penggerak bisnisnya cukup untuk dapat mengantisipasi dan mempengaruhi
persyaratan pelanggan saat keadaan berubah.
C.
PRINSIP-PRINSIP UMUM
- · Dasar BRM
Penyebaran BRM didasarkan pada
argumen bahwa penyedia layanan dan pelanggan akan memperoleh keuntungan dari
suatu hubungan yang berusaha menyelaraskan aktivitas penyedia layanan dengan
kebutuhan bisnis yang berkembang dari pelanggan dan meningkatkan pemahaman
pelanggan terhadap penawaran dan nilai penyedia layanan. Untuk bisnis
pelanggan. Ini bertentangan dengan pandangan bahwa hubungan pemasok-pelanggan
pada dasarnya bersifat permusuhan. BRM membutuhkan komitmen, sehingga kedua
belah pihak harus menilai nilai BRM sebelum menerapkan sumber daya untuk itu.
- · Kepuasan pelanggan
Kepuasan pelanggan adalah
perhatian utama BRM karena sangat banyak proses SM lainnya. Namun, kepuasan
pelanggan terhadap BRM kurang memberi layanan kepada target yang disepakati
untuk garansi dan utilitas daripada memastikan pelanggan menerima layanan yang
mendukung tujuan bisnisnya.
- · Manajemen hubungan bisnis dan manajemen tingkat layanan
Perbedaan fokus antara BRM dan
proses lainnya diilustrasikan oleh perbedaan antara BRM dan service level
management (SLM). Kedua proses tersebut berkaitan dengan hubungan jangka
panjang dengan pelanggan dan dengan memastikan bahwa pelanggan senang dengan
apa yang disampaikan. Fokus SLM adalah dalam menempa kesepakatan dengan
pelanggan pada tingkat layanan yang akan diberikan untuk layanan tertentu dan,
dengan memastikan tingkat layanan ini terpenuhi, pada pencapaian tingkat
kepuasan pelanggan yang dapat diterima.
- · Portofolio pelanggan
Agar efektif, BRM harus selalu
memberikan informasi terkini kepada pelanggannya. Perlu dipahami siapa pelanggan
sebenarnya, terutama di organisasi pelanggan yang lebih besar dimana pelanggan
dan pengambil keputusan sebenarnya tidak sama dengan pengguna layanan utama.
Untuk memahami nilai layanan kepada organisasi pelanggan dan dampak perubahan
layanan, penyedia layanan memerlukan informasi yang solid mengenai pengguna
jasa dan bagaimana bisnis pelanggan bergantung pada layanan yang mereka terima.
Penyedia membutuhkan informasi untuk menilai nilai pelanggan tertentu terhadap
bisnisnya sendiri berdasarkan aliran pendapatan dan pendapatan yang lalu dan
yang diperkirakan sebelumnya.
- · Portofolio perjanjian pelanggan
Bagian dari informasi yang
dibutuhkan pada pelanggan menyangkut kesepakatan antara penyedia layanan dan
pelanggan. Ini adalah sumber utama informasi yang dibutuhkan oleh BRM dan dapat
dianggap logis sebagai komponen portofolio pelanggan.
D.
KEGIATAN UTAMA
Kegiatan utama BRM berkaitan dengan:
• Memahami pelanggan dan tujuan bisnisnya dan bagaimana ini
diterjemahkan ke dalam persyaratan layanan;
•Membantu pelanggan merumuskan persyaratan untuk layanan
baru dan mengembangkan kasus bisnis pelanggan untuk investasi di dalamnya;
• Mengidentifikasi perubahan yang dapat mempengaruhi
penggunaan atau persyaratan layanan pelanggan;
• Mengidentifikasi perkembangan teknologi dan hal-hal
terkait yang dapat memberikan peluang untuk layanan yang lebih baik atau biaya
yang lebih rendah bagi pelanggan;
E.
HUBUNGAN DENGAN PROSES MANAJEMEN LAYANAN LAINNYA
Pentingnya BRM dari portofolio pelanggan dan portofolio
kesepakatan pelanggan telah dibahas sebelumnya di bab ini. Selain itu, BRM
memanfaatkan hal berikut ini:
• Portofolio layanan TI (lihat Bab 10): Ini digunakan oleh
BRM untuk mencatat informasi tentang peluang baru bagi pelanggan BRM, sebagai
sumber informasi untuk membantu BRM mengevaluasi layanan baru atau perubahan
dan untuk melacak kemajuan dan status perkembangan layanan untuk pelanggan.
• Portofolio proyek: Ini menyediakan informasi secara lebih
rinci mengenai status proyek yang direncanakan atau sedang berjalan sehubungan
dengan layanan baru atau yang telah diubah untuk pelanggan.
• Portofolio aplikasi: Ini menyediakan informasi tentang
aplikasi TI yang ada, fungsi yang mereka berikan, orang-orang yang
mengembangkannya dan orang-orang yang mendukung dan mengelolanya.
Ø
Pengelolaan portofolio layanan
BRM akan bekerja sama dengan manajemen portofolio layanan,
dengan menggunakan informasi yang terdapat dalam portofolio layanan untuk
mengidentifikasi cara terbaik untuk memanfaatkan penawaran layanan yang ada
atau memanfaatkan perkembangan dalam jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan
Ø
Manajemen perubahan, perencanaan dan dukungan
transisi, manajemen pengetahuan, dan manajemen rilis dan penerapan
BRM akan memastikan bahwa permintaan perubahan diajukan atas
nama pelanggan dan bahwa kepentingan pelanggan sepenuhnya terwakili dalam
proses manajemen perubahan. BRM juga akan terlibat dalam memastikan pelanggan
berada pada keadaan yang cukup untuk menerima layanan baru tersebut, tidak
hanya dalam hal menyetujui dan memvalidasi rencana dan kriteria uji coba
pengguna dan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk melakukan tes, namun
juga dalam hal Membuat perubahan yang diperlukan pada proses dan prosedur
melalui manajemen perubahan bisnis.
Ø
Perbaikan layanan terus-menerus
Pengukuran kepuasan pelanggan adalah aktivitas utama BRM
sepanjang siklus hidup. Pengukuran kepuasan pelanggan, manajemen tingkat
layanan.
F.
METRICS
Kinerja BRM diukur dalam kaitannya dengan aktivitas utamanya
dan indikator kinerja utama mencerminkan hal ini:
• Tujuan bisnis pelanggan terdokumentasi dan hasil bisnis
yang diinginkan sesuai dengan pelanggan dan sesuai untuk dimasukkan ke dalam
portofolio layanan.
• Persyaratan lengkap dan ditandatangani untuk layanan baru
dan kasus bisnis pelanggan untuk penggunaannya.
• Bukti terdokumentasi tentang identifikasi perubahan yang
mungkin berdampak pada layanan yang disampaikan dan respon penyedia layanan
terhadapnya.
• Kesempatan untuk memanfaatkan perkembangan teknologi baru
dan inovasi lainnya diidentifikasi, dinilai bekerja sama dengan pelanggan,
didokumentasikan dan dicatat dalam portofolio layanan.
• Bukti terdokumentasi yang menyampaikan layanan secara
efektif dan efisien memenuhi kebutuhan pelanggan.
• Bukti terdokumentasi bahwa peningkatan layanan
berkelanjutan dicapai sebagai tanggapan terhadap dan melalui analisis laporan
layanan, keluhan, komentar dan umpan balik lainnya.
G.
PERAN
Peran kunci dalam BRM, yang mungkin atau mungkin tidak
ditugaskan kepada satu orang, adalah pemilik proses hubungan bisnis dan manajer
proses hubungan bisnis. Yang pertama ini bertanggung jawab atas kinerja proses
BRM yang tepat sehubungan dengan tujuan dan kebijakan dan standar yang
disepakati untuk operasinya. Yang kedua dari kedua peran tersebut berkaitan
dengan pengelolaan operasional proses BRM.
MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK LAYANAN TI
A. PENDAHULUAN DAN RUANG LINGKUP
Tidak ada bisnis yang bisa bertahan lama, apalagi
berkembang, jika gagal mengelola uangnya secara efektif. Seperti bisnis
lainnya, penyedia layanan TI, apakah dijalankan sebagai bisnis komersial atau
tidak, memerlukan pengelolaan keuangan yang baik. Ini harus memastikan bahwa ia
memiliki jumlah uang yang tepat untuk menjalankan rencananya, untuk memastikan
bahwa ia mengerti bagaimana uangnya digunakan, untuk menentukan apakah uang
tersebut telah digunakan secara efektif atau apakah investasi baru yang
diusulkan itu masuk akal. Perlu dipahami berapa biaya layanan individual yang
akan diberikan dan bagaimana biaya ini harus dibagi di antara pengguna jasa,
sehingga antara lain dapat menilai dampak perubahan permintaan dan retribusi
untuk penggunaan layanan jika sesuai.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan pengelolaan keuangan untuk layanan TI adalah untuk
memastikan bahwa penggunaan optimal dibuat dari sumber keuangan organisasi dan
ini dicapai sesuai dengan kerangka peraturan di mana penyedia layanan TI
beroperasi.
Tujuan pengelolaan keuangan adalah untuk memastikan bahwa:
• Uang dikelola dan dihabiskan dengan bijak;
• sumber keuangan yang tersedia sepenuhnya sesuai dengan
rencana dan persyaratan organisasi untuk penyediaan layanan TI;
• Keputusan investasi sesuai dan sesuai dengan tujuan
organisasi;
• Risiko keuangan diidentifikasi dan dikelola secara
efektif;
• Pengaturan tata kelola dilakukan untuk memastikan
pengelolaan sumber keuangan yang efektif dan untuk menentukan akuntabilitas
yang jelas;
• organisasi mematuhi semua kewajiban peraturan keuangan
yang relevan dan keseluruhan kebijakan dan strategi keuangan bisnis.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa:
• Ada sistem yang efektif untuk perencanaan dan penganggaran
keuangan;
• rencana keuangan dan alokasi anggaran disesuaikan dengan
portofolio layanan;
• semua investasi yang diajukan memiliki kasus bisnis yang memenuhi
standar organisasi;
• semua risiko keuangan yang signifikan diidentifikasi dan
dikelola sepenuhnya;
• Ada kerangka tata kelola yang tepat yang sesuai dengan
akuntabilitas yang jelas dan semua pihak yang perlu dilatih dengan benar
sehubungan dengannya;
• Semua pengeluaran keuangan diperhitungkan dengan benar dan
ada proses audit untuk memastikan pengelolaan sumber keuangan yang tepat;
• biaya dan nilai semua layanan, proses dan aktivitas TI
dipantau, diukur dan dipahami serta tindakan yang tepat dilakukan atas dasar
kinerja keuangan mereka.
C. AKTIVITAS DAN KONSEP
- Penganggaran
Penting untuk merencanakan ke depan untuk memastikan bahwa
rencana bisnis sesuai dengan uang yang tersedia. Produk perencanaan ini adalah
rencana keuangan atau anggaran yang mencakup
Pengeluaran dan pendapatan yang diharapkan untuk jangka
waktu tertentu, biasanya merupakan tahun (keuangan). Pengeluaran dan pendapatan
akan dibagi ke dalam kategori untuk memudahkan keuangan
- Perencanaan, manajemen dan pengendalian.
Anggaran harus mencerminkan layanan yang akan disampaikan,
proyek baru, investasi dan rencana perubahan lainnya. Ini bukan artikulasi dari
apa yang diharapkan bisnis untuk melakukannya adalah tentang apa yang dapat
dicapai secara realistis. Meski begitu, anggaran adalah rencana dan rencana
tidak selalu berhasil. Anggaran harus menjadi prediksi terbaik yang dapat
dibuat oleh sebuah organisasi, namun harus mencakup beberapa kontinjensi yang
tak terduga.
Anggaran harus menunjukkan bagaimana pengeluaran dan
pendapatan cenderung berubah selama periode anggaran (misalnya biaya tenaga
kerja dan transportasi yang lebih tinggi pada waktu yang sibuk musim).
- Akuntansi
Proses dalam akuntansi TI memungkinkan penyedia layanan TI
memperhitungkan pengeluaran dan pendapatan, memberikan rincian tentang
bagaimana biaya dan pendapatan dibagi antara pelanggan, layanan dan aktivitas.
Analisis ini membantu menentukan efektivitas biaya layanan untuk membuat
keputusan yang tepat mengenai hal tersebut. Informasi yang dikumpulkan melalui proses akuntansi
menyediakan pemantauan anggaran dengan data pengeluaran dan pendapatan, yang
akan digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian keuangan dan untuk
menentukan apakah tindakan diperlukan untuk memperbaiki variasi yang signifikan
dari anggaran.
- Pengisian
Keputusan apakah akan menagih adalah keputusan strategis
yang harus diambil dengan hati-hati. Pengisian tidak hanya meningkatkan biaya
operasional penyedia layanan TI, namun juga meningkatkan akuntabilitas,
keterpaparan dan transparansi. Pelanggan dapat membandingkan apa yang mereka
dapatkan dari TI dengan apa yang harus mereka bayar, d
- Kasus bisnis
Semua organisasi perlu melakukan investasi dengan bijak dan
peran penting manajemen keuangan adalah mengevaluasi usulan investasi untuk
menentukan apakah produk tersebut bermanfaat. Manajemen keuangan yang baik akan
mewajibkan semua proposal investasi untuk memasukkan kasus yang jelas untuk
melakukan investasi. Kasus ini biasanya mengambil bentuk kasus bisnis.
D. HUBUNGAN DENGAN PROSES MANAJEMEN LAYANAN LAINNYA
Manajemen keuangan untuk layanan TI sangat penting bagi
manajemen layanan TI, dan memiliki hubungan dengan banyak disiplin manajemen
layanan lainnya. Interaksi kunci adalah dengan manajemen tingkat layanan,
manajemen portofolio layanan, kapasitas pengelolaan dan pengelolaan aset dan manajemen konfigurasi.
- Manajemen tingkat layanan
Manajemen tingkat layanan (SLM) perlu bekerja sama dengan
manajemen keuangan
Sehubungan dengan biaya tingkat layanan yang diusulkan yang
dipersyaratkan untuk memenuhi
Kebutuhan bisnis organisasi saat ini dan yang direncanakan.
- Pengelolaan portofolio layanan
Manajemen keuangan berkaitan dengan pengembangan kasus
bisnis, penilaian peluang investasi, evaluasi opsi layanan yang berbeda,
evaluasi risiko keuangan dan penentuan nilai layanan. Semua ini adalah pusat
Untuk keputusan tentang apa yang harus disertakan dalam
portofolio layanan atau dihapus dari itu. Manajemen keuangan dapat memberikan
kontribusi pada keputusan tentang bagaimana cara terbaik untuk menyediakan
layanan yang diberikan, apakah ini harus melalui penyedia layanan TI in-house
atau penyedia pihak ketiga. Manajemen keuangan juga bertanggung jawab untuk
memastikan bahwa dana tersedia untuk mendukung penyampaian portofolio layanan
dan untuk memastikan alokasi anggaran sesuai dengannya.
- Manajemen kapasitas
Ketersediaan dan manajemen kapasitas berkaitan dengan
biaya-efektif
Penyampaian layanan, dan pengelolaan keuangan dapat membantu
dengan menyediakan informasi biaya untuk memungkinkan penilaian dampak
finansial tingkat kapasitas dan ketersediaan yang diinginkan. Proposal untuk
berinvestasi dalam kapasitas baru atau dalam peningkatan ketahanan dapat
dinilai oleh manajemen keuangan sebelum tindakan diambil untuk membeli. Bila
pengisian sudah dilakukan, manajemen kapasitas akan dapat memberikan informasi
tentang penggunaan sumber daya yang akan membantu manajemen keuangan menentukan
biaya.
- Layanan aset dan manajemen konfigurasi
Manajemen aset dan konfigurasi layanan mengelola dan
mengelola database manajemen konfigurasi (CMDB), yang menyimpan informasi
keuangan dan informasi lainnya mengenai aset yang dibutuhkan oleh manajemen
keuangan untuk berbagai kegunaan. Misalnya, dari CMDB, dimungkinkan untuk
mengidentifikasi semua komponen yang dibutuhkan untuk memberikan layanan
tertentu dan informasi ini digunakan oleh manajemen keuangan untuk menentukan
keseluruhan biaya layanan. CMDB juga menyimpan informasi mengenai aset, seperti
tanggal penggantian peralatan dan tanggal terminasi / perpanjangan lisensi,
yang dapat digunakan dalam pengembangan anggaran dan perencanaan keuangan
jangka panjang.
- Manajemen hubungan bisnis
BRM membantu manajemen keuangan untuk layanan TI untuk
memahami bagaimana pelanggan menilai nilai yang mereka dapatkan dari layanan TI
dan apa yang mereka siap bayar untuk mereka. BRM membantu pelanggan memahami
kebijakan keuangan, biaya, risiko dan masalah lainnya dari penyedia layanan TI,
dan menjelaskan bagaimana biaya penyedia layanan diterjemahkan ke dalam tagihan
pelanggan. Secara kritis, BRM dapat membantu pelanggan memahami implikasi
finansial dari keputusan perencanaan jangka panjang.
MANAJEMEN PERMINTAAN
A. PENDAHULUAN DAN RUANG LINGKUP
Manajemen permintaan yang efektif menghindari pembelanjaan
yang tidak perlu untuk kapasitas dan
penurunan tingkat pelayanan akibat fluktuasi beban kerja
atau permintaan.
Proses manajemen permintaan diperlukan karena dua alasan
utama:
• Tingkat kedatangan pekerjaan, seperti transaksi yang
dikirim ke server, pekerjaan cetak dikirim ke printer atau panggilan ke meja
layanan, tidak stabil. Dengan kata lain, ada puncak dan palung selama jam dan
hari, serta kenaikan musiman atau penurunan permintaan. Ada jarang
fleksibilitas yang cukup dalam sumber daya TI untuk menyediakan kapasitas yang
cukup untuk memenuhi permintaan pada setiap titik waktu.
• Fluktuasi permintaan dan tantangan untuk menyediakan
kapasitas yang tepat adalah sumber risiko yang harus diminimalkan oleh penyedia
layanan. Keputusan tentang seberapa besar risiko dapat diterima diambil oleh
bisnis, yang mungkin menerima tingkat kapasitas cadangan (dan karena itu biaya
tambahan) untuk mengurangi risikonya.
Dalam istilah ITIL, 'permintaan' mengacu pada sumber
pekerjaan, seperti penyampaian oleh bisnis / pelanggan dari pekerjaan batch
atau pencarian web. Ini juga mengacu pada
Aktivitas yang kemudian dihasilkan pada sumber daya TI,
seperti lalu lintas jaringan dan baca / tulis panggilan ke perangkat
penyimpanan.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan manajemen permintaan adalah mengoptimalkan penggunaan
kapasitas dengan memindahkan beban kerja ke waktu dan sumber daya yang kurang
dimanfaatkan. Dengan demikian, penggunaan yang lebih efisien dibuat dari sumber
daya karena pemanfaatannya dapat disamakan dari waktu ke waktu alih-alih harus memenuhi puncak atau palung beban.
C. MEMAHAMI PERMINTAAN PERMINTAAN
Karena pekerjaan yang menciptakan permintaan berasal dari
bisnis, ITIL merekomendasikan bahwa untuk memahami bagaimana permintaan
berfluktuasi, kita mengidentifikasi pola aktivitas bisnis. Jelas ada hubungan
antara aktivitas bisnis dan konsumsi sumber daya TI. Tantangan kami adalah
memahami hubungan itu dengan cukup baik sehingga ketika bisnis membagikan
rencana dan prakiraannya kepada kami, kami dapat memprediksi dampaknya terhadap
sumber daya kami. Hal ini pada gilirannya akan memberi tahu kami sumber daya
mana yang perlu diganti atau ditingkatkan versinya dan kapan,
.
D. MENGHADAPI MENGURANGI PERMINTAAN PEAK
Asalkan bisnis setuju, TI dapat melihat untuk mempengaruhi
permintaan untuk mengurangi beban kerja puncak dan melindungi tingkat layanan
tanpa mengeluarkan uang untuk kapasitas yang seharusnya tidak digunakan
sepanjang waktu. TI harus menyediakan kapasitas untuk 165
unit pekerjaan pada bulan Juli dan 172 di bulan Agustus Namun, tanpa puncak dua bulan ini,
kapasitas untuk menangani hanya 130 unit pekerjaan yang diperlukan. Oleh karena itu,
jika TI dapat memperlancar permintaan puncak ini dan menyebarkan beban kerja
pada bulan Juli dan Agustus di bulan-bulan lainnya,
E. POLA KEGIATAN USAHA
Pola aktivitas bisnis (PBAs) seringkali dapat dikaitkan
dengan sejumlah kecil profil pengguna yang didefinisikan. Dengan cara ini kita
bisa menghubungkan individu baru,
F. PROFIL PENGGUNA
Profil pengguna harus didasarkan pada peran dan tanggung
jawab dalam sebuah organisasi. Dengan cara ini, setiap profil pengguna dapat
ditugaskan ke satu atau lebih PBA, Anda akan melihat bahwa aplikasi dan proses juga dapat
diprofilkan dengan cara yang sama seperti pengguna. Pendekatan ini memungkinkan
pola dan profil dicocokkan untuk memahami dan mengelola permintaan pelanggan
dengan lebih mudah dan akurat.
G. MANFAAT MANAJEMEN PERMINTAAN
Begitu proses manajemen permintaan memahami fluktuasi
permintaan dan kontrol yang diterapkan untuk membatasi permintaan puncak,
manajemen kapasitas menjadi lebih efektif dalam merencanakan kapasitas, mengurangi
pengeluaran dan perolehan yang tidak perlu sumber daya lebih hemat biaya Akibatnya, tingkat pelayanan
membaik dan keuntungan bisnis meningkatkan kepercayaan pada kemampuan TI
untuk memenuhi masa kini dan persyaratan masa depan.
H. HUBUNGAN DENGAN PROSES MANAJEMEN LAYANAN LAINNYA
- Manajemen kapasitas
Manajemen permintaan merupakan penyumbang utama manajemen
kapasitas karena membantu memahami sifat permintaan sumber daya dan dapat
mengurangi kebutuhan kapasitas dengan meratakan puncak permintaan. anajemen portofolio layanan, manajemen katalog servis
Pola pengkodean permintaan bisnis dan profil pengguna dapat
berkontribusi
Portofolio layanan dan manajemen katalog layanan dengan
membantu menyelaraskan layanan dengan kebutuhan dan persyaratan bisnis
tertentu.
- Manajemen keuangan
Manajemen keuangan dapat berkontribusi terhadap permintaan
manajemen dengan membantu peningkatan dan diskon finansial untuk mempengaruhi
dan memperlancar permintaan di puncak dan palung.
I. METRICS
Tidak ada metrik standar yang terkait dengan proses ini,
namun kami menawarkan beberapa saran berikut:
• Puncak: rasio beban rata-rata (harus dikurangi dari waktu
ke waktu dengan manajemen permintaan yang efektif).
• Persentase pengguna yang telah diprofilkan.
• Untuk jangka waktu tertentu (misalnya satu tahun) jumlah
pembelanjaan dihindari
pengelolaan permintaan.
• Persentase layanan dalam katalog layanan yang telah
divalidasi terhadap profil pengguna dan PBA.
J. PERAN
Hanya operasi TI yang besar yang cenderung memiliki manajer
permintaan. Hal ini lebih mungkin bahwa aktivitas pengelolaan permintaan akan
dilakukan oleh kapasitas
manajer
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)














